Sunday, January 29, 2017

Variabel dan Konstanta dalam Microsoft Visual Studio C++

Variabel dan Konstanta
Variabel dan Konstanta
Pada artikel saya kali ini, saya akan membahas tentang "Variabel dan Konstanta dalam Microsoft Visual Studio C++". Kita langsung saja mulai.

Variabel

Variabel adalah suatu pengenalan (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu ekspresi tertentu di dalam proses pemrograman. Berbeda dengan konstanta yang nilainya selalu tetap, nilai suatu variabel bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan dan dapat berbentuk ekspresi. Ekspresi adalah suatu pernyataan hubungan antara konstanta, variabel, operator, dan fungsi.

Nama dari suatu variabel dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan sebagai berikut.

  • Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf.
  • Tidak boleh mengandung spasi.
  • Tidak boleh mengandung simbol-simbol khusus, kecuali underscore (_).
  • Panjangnya bebas, tetapi hanya 2048 karakter pertama yang 'berarti' (significant).
Catatan: Bahasa C/C++ bersifat case-sensitive.

Berikut ini adalah contoh penamaan variabel.


Penamaan Benar
Penamaan Salah
p
penting!
mahasiswa80
80mahasiswa
nilai
%nilai_mahasiswa
nama_mahasiswa
nama+mhs
NIM
N I M
f4
printf

Bentuk deklarasi variabel ini meliputi tipedata, nama variabel dan diakhiri tanda titik koma (;).


tipedata nama_variabel;

Baca Juga: Tipe Data dalam Microsoft Visual Studio C++

Contoh:
int nrp;
char nama;
float rata2;
int x,y,z;

Catatan: Yang diberi warna biru adalah tipedata.

Konstanta

Konstanta merupakan suatu nilai yang tidak dapat diubah selama program berlangsung (nilainya selalu tetap). Sebelum digunakan konstanta harus didefinisikan terlebih dahulu di awal program. Konstanta dapat bernilai integer, real (float), karakter, dan string.

Bentuk deklarasi konstanta diawali dengan reserved word const.


const tipedata nama_konstanta= nilai_konstanta;

Contoh:
const int nrp= 21865;
const float pi= 3.14;

Catatan: Yang diberi warna biru adalah tipedata.

Bentuk deklarasi konstanta juga dapat dilakukan pada preposesor.


#define nama_konstanta nilai_konstanta

Contoh:
#define nrp 21865
#define pi 3.14

Catatan: Yang diberi warna biru adalah tipedata.
 
Bagian Preposesor
Bagian Preposesor
Itulah tadi artikel saya tentang "Variabel dan Konstanta dalam Microsoft Visual Studio C++". Semoga bermanfaat. Jangan lupa berkomentar di bawah artikel ini jika ada yang ingin ditanyakan. [enricoleonardo]



Saturday, October 22, 2016

Cara Membuat Halaman Navigasi dengan Nomor di Blog

Halo...
Pada artikel saya kali ini, saya akan membahas tentang "Cara Membuat Halaman Navigasi dengan Nomor di Blog".

Apakah fungsi halaman navigasi?

Halaman navigasi pada blog sangat penting karena halaman navigasi merupakan bagian dari internal link (tautan internal) yang dianjurkan oleh Google. Fungsi dari halaman navigasi adalah untuk memudahkan visitor (pengunjung) untuk mengeksplorasi atau menjelajah  konten blog kita. Selain itu, halaman navigasi dengan nomor juga dapat mempercantik blog kita.

Tampilan blog jika kita tidak memasag halaman navigasi dengan nomor ini biasanya berupa tulisan oldest post dan new post.


Cara Membuat Halaman Navigasi dengan Nomor di Blog

1. Masuk ke Blogger >> Template >> Edit HTML.

2. Cari ]]></b:skin> (dengan Ctrl F) kemudian copy dan paste kode di bawah ini tepat dia atas ]]></b:skin>.

Navigasi Style #1

 Kode CSS Style #1




#blog-pager{clear:both;margin:30px auto;text-align:center; padding: 7px;} .blog-pager {background: none;} .displaypageNum a,.showpage a,.pagecurrent{padding: 5px 10px;margin-right:5px; color: #F4F4F4; background-color:#404042;-webkit-box-shadow: 0px 5px 3px -1px rgba(50, 50, 50, 0.53);-moz-box-shadow:0px 5px 3px -1px rgba(50, 50, 50, 0.53);box-shadow: 0px 5px 3px -1px rgba(50, 50, 50, 0.53);} .displaypageNum a:hover,.showpage a:hover, .pagecurrent{background:#EC8D04;text-decoration:none;color: #fff;} #blog-pager .showpage, #blog-pager, .pagecurrent{font-weight:bold;color: #000;} .showpageOf{display:none!important} #blog-pager .pages{border:none;-webkit-box-shadow: 0px 5px 3px -1px rgba(50, 50, 50, 0.53);-moz-box-shadow:0px 5px 3px -1px rgba(50, 50, 50, 0.53);box-shadow: 0px 5px 3px -1px rgba(50, 50, 50, 0.53);}


Navigasi Style #2

Kode CSS Style #2


#blog-pager{clear:both;margin:30px auto; padding: 7px; text-align:center;font-size: 11px;background-image: -webkit-gradient(linear,left bottom,left top,color-stop(0, #000000),color-stop(1, #292929));background-image: -o-linear-gradient(top, #000000 0%, #292929 100%);background-image: -moz-linear-gradient(top, #000000 0%, #292929 100%);background-image: -webkit-linear-gradient(top, #000000 0%, #292929 100%);background-image: -ms-linear-gradient(top, #000000 0%, #292929 100%);background-image: linear-gradient(to top, #000000 0%, #292929 100%); padding: 6px;-webkit-border-radius: 3px;-moz-border-radius: 3px;border-radius: 3px;} .blog-pager {background: none;} .displaypageNum a,.showpage a,.pagecurrent{padding: 3px 10px;margin-right:5px; color: #fff;} .displaypageNum a:hover,.showpage a:hover,.pagecurrent{background-image: -webkit-gradient(linear,left bottom,left top,color-stop(0, #59A2CF),color-stop(1, #D9EAFF));background-image: -o-linear-gradient(top, #59A2CF 0%, #D9EAFF 100%);background-image: -moz-linear-gradient(top, #59A2CF 0%, #D9EAFF 100%);background-image: -webkit-linear-gradient(top, #59A2CF 0%, #D9EAFF 100%);background-image: -ms-linear-gradient(top, #59A2CF 0%, #D9EAFF 100%);background-image: linear-gradient(to top, #59A2CF 0%, #D9EAFF 100%);text-decoration: none;color: #000;-webkit-border-radius: 3px;-moz-border-radius: 3px;border-radius: 3px;} .showpageOf{display:none!important}.blog-pager-older-link, .home-link, .blog-pager-newer-link {background: transparent;} a.blog-pager-older-link, a.home-link, a.blog-pager-newer-link {color: #fff;} #blog-pager .pages{border:none;background: none;}


Navigasi Style #3

Kode CSS Style #3


#blog-pager{clear:both;margin:30px auto;text-align:center; padding: 7px;} .blog-pager {background: none;} .displaypageNum a,.showpage a,.pagecurrent{font-size: 14px;padding: 5px 12px;margin-right:5px; color: #666; background-color:#eee;} .displaypageNum a:hover,.showpage a:hover, .pagecurrent{background:#359BED;text-decoration:none;color: #fff;} #blog-pager .pagecurrent{font-weight:bold;color: #fff;background:#359BED;} .showpageOf{display:none!important} #blog-pager .pages{border:none;}


Navigasi Style #4

Kode CSS Style #4


#blog-pager{clear:both;margin:30px auto;text-align:center; padding: 7px; } .blog-pager {background: none;} .displaypageNum a,.showpage a,.pagecurrent{font-size: 13px;padding: 5px 12px;margin-right:5px; color: #3E5801; background-color:#E0EDC1;} .displaypageNum a:hover,.showpage a:hover, .pagecurrent{background:#FEF6DF;text-decoration:none;color: #E16800;} #blog-pager .pagecurrent{font-weight:bold;color: #D25E71;background:#FFDEDF;} .showpageOf{display:none!important} #blog-pager .pages{border:none;}

Navigasi Style #5

Kode CSS Style #5



#blog-pager{clear:both;margin:30px auto;text-align:center; padding: 7px; } .blog-pager {background: none;} .displaypageNum a,.showpage a,.pagecurrent{font-size: 13px;padding: 5px 12px;margin-right:5px; color: #AD0B00; background-color:#FAB001;} .displaypageNum a:hover,.showpage a:hover, .pagecurrent{background:#DB4920;text-decoration:none;color: #fff;} #blog-pager .pagecurrent{font-weight:bold;color: #fff;background:#DB4920;} .showpageOf{display:none!important} #blog-pager .pages{border:none;}


Navigasi Style #6

Kode CSS Style #6


#blog-pager{clear:both;margin:30px auto;text-align:center; padding: 7px; } .blog-pager {background: none;} .displaypageNum a,.showpage a,.pagecurrent{font-size: 12px;padding: 5px 12px;margin-right:5px; color: #222; background-color:#eee; border: 1px solid #EEEEEE;} .displaypageNum a:hover,.showpage a:hover, .pagecurrent{background:#E5E5E5;text-decoration:none;color: #222;} #blog-pager .pagecurrent{font-weight:bold;color: #fff;background:#DB4920;} .showpageOf{display:none!important} #blog-pager .pages{border:none;}


Navigasi Style #7

Kode CSS Style #7


#blog-pager{clear:both;margin:30px auto;text-align:center; padding: 7px;} .blog-pager {background: none;} .displaypageNum a,.showpage a,.pagecurrent{padding: 3px 7px;margin-right:5px;background:#E9E9E9;color: #888;border:1px solid #E9E9E9;} .displaypageNum a:hover,.showpage a:hover,.pagecurrent{background:#CECECE;text-decoration:none;color: #000;} .showpageOf{display:none!important} #blog-pager .showpage, #blog-pager .pagecurrent{font-weight:bold;color: #888;} #blog-pager .pages{border:none;}

Catatan: Jika Kalian tidak ingin menampilkan NEXT dan PREVIOUS pada halaman kalian, kalian bisa menambahkan kode CSS di bawah ini di atas kode ]]></b:skin> yang tadi.


.firstpage, .lastpage {display: none;}

3. Tambahkan Kode Script di bawah ini di atas kode </body>

<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot;'>
<script type='text/javascript'>
  /*<![CDATA[*/
    var perPage=7;
    var numPages=6;
    var firstText ='First';
    var lastText ='Last';
    var prevText ='« Previous';
    var nextText ='Next »';
    var urlactivepage=location.href;
    var home_page="/";
  /*]]>*/
</script>
  <script src="http://www.geocities.ws/usmankurniawan/pagenation.js"/>
</b:if>
</b:if>

Keterangan: Kalian bisa edit pada bagian berikut ini.

var perPage=7;
var numPages=6; ( panjang nomer halaman 1-6 )
var firstText ='First';
var lastText ='Last';
var prevText ='« Previous';
var nextText ='Next »';

Catatan:

Biasanya tampilan standar dari kode Script di atas per halaman hanya menampilkan maksimal 20 halaman.
Jika Kalian ingin merubahnya:
1. Buka Edit HTML, kemudian cari kode expr:href='data:label.url
2. Tambahkan kode menjadi expr:href='data:label.url + "?&amp;max-results=7

Angka 7 di atas menunjukan jumlah artikel dalam satu halaman.
Atau kalian juga bisa mengaturnya di pengaturan blog pada bagian jumlah postingan/artikel per halaman.

4. Save Template

Sekian artikel saya tentang "Cara Membuat Halaman Navigasi dengan Nomor di Blog". Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan Kalian. Silahkan berkomentar di bawah jika ada hal yang mau ditanyakan. [enricoleonardo]



Tuesday, October 18, 2016

Tipe Data dalam Microsoft Visual Studio C++

Tipe Data
Tipe Data
Kali ini saya akan membahas tentang Tipe Data dalam Microsoft Visual Studio  C++.

Ukuran memori yang diperlukan untuk masing-masing tipe data sengat bergantung pada perangkat keras dari komputer yang digunakan. Sehingga jangkauan bilangan dari masing-masing tipe data juga bisa berlainan antara satu jenis mesin dengan mesin lain.


Berikut Tipe Data dalam Microsoft Visual Studio C++.



Nama Tipe
Bytes
Nama Lain
Batasan Nilai
int
4
signed
-2.147.483.648 s/d 2.147.483.647
unsigned int
4
unsigned
0 s/d 4.294.967.295
__int8
1
char
-128 s/d 127
unsigned __int8
1
unsigned char
0 s/d 255
__int16
2
short, short int, signed short int
-32.768 s/d 32.767
unsigned __int16
2
unsigned short, unsigned short int
0 s/d 65.535
__int32
4
signed, signed int, int
-2.147.483.648 s/d 2.147.483.647
unsigned __int32
4
unsigned, unsigned int
0 s/d 4.294.967.295
__int64
8
long long, signed long long
-9.223.372.036.854.775.808 s/d 9.223.372.036.854.775.807
unsigned __int64
8
unsigned long long
false atau true
bool
1
Tidak ada
-128 s/d 127 secara default 0 s/d 255 ketika di compile dengan /J
char
1
Tidak ada
-128 s/d 127
signed char
1
Tidak ada
0 s/d 255
unsigned char
1
Tidak ada
-2.147.483.648 s/d 2.147.483.647
short
2
short int, signed short int
0 s/d 4.294.967.295
unsigned short
2
unsigned short int
-9.223.372.036.854.775.808 s/d 9.223.372.036.854.775.807
long
4
long int, signed long int
-2.147.483.648 s/d 2.147.483.647
unsigned long
4
unsigned long int
0 s/d 4.294.967.295
long long
8
Tidak ada (tetapi ekivalen dengan__int64)
-9.223.372.036.854.775.808 s/d 9.223.372.036.854.775.807
unsigned long long
8
Tidak ada (tetapi ekivalen dengan__int64)
0 s/d 18.446.744.073.709.551.615
enum
Bervariasi
-
-
float
4
-
3.4E +/- 38 (7 digits)
double
8
-
1.7E +/- 308 (15 digits)
long double
8
-
1.7E +/- 308 (15 digits)
wchar_t
2
__wchar_t
0 s/d 65.535

Itulah Tipe Data dalam Microsoft Visual Studio  C++, semoga bermanfaat. [enricoleonardo]



Cara Mudah Memasang Tombol Like Share Facebook

Kalian pasti sering melihat tombol like dan share facebook di bawah postingan/artikel. Memang bukanlah hal yang baru jika setiap blog pasti memiliki kedua tombol tersebut di bawah artikelnya. Karena kedua tombol tersebut memiliki fungsi penting selain sebagai widget yang mempercantik blog kita. Fungsi tombol tersebut bisa mendatangkan jumlah pengunjung blog yang cukup banyak. Karena setiap kali kita like atau share di facebook tentunya teman-teman facebook kita bisa melihat dan membuka artikel tersebut.
Pada artikel saya kali ini, saya akan memberikan cara memasang tombol like dan share tersebut dalam waktu kurang dari 1 menit.
Like dan Share Facebook
Like dan Share Facebook

Cara Memasang Tombol Like dan Share Facebook:

1. Masuk ke blogger dashboard kalian.

2. Pilih tab menu Template lalu Edit Template (HTML).

3. Lalu Cari Kode <data:post.body/></b:if></p>.

4. Copykan kode di bawah ini di tepat bawah kode  <data:post.body/></b:if></p>.

 

5. Save Template.

Begitulah cara mudah untuk membuat tombol like dan share facebook di bawah postingan/artikel. Semoga bermanfaat buat kalian. Jangan lupa komentar di bawah jika kalian telah berhasil membuatnya. [enricoleonardo]



Monday, October 17, 2016

Cara Memulai/Menjalankan Microsoft Visual Studio C++

Kali ini saya akan membahas tentang "Cara Memulai/Menjalankan Microsoft Visual Studio C++".

Pertama silahkan klik shortcut Visual Studionya (disini saya gunakan Visual Studio 2010)

 
Shortcut Visual Studio 2010
Shortcut Visual Studio 2010

Maka akan muncul tampilan sebagai berikut.

Tampilan IDE Visual Studio 2010
Tampilan IDE Visual Studio 2010

 Untuk memulai membuat projek baru, silahkan klik pada menu: File > New > Project atau bisa juga dengan Ctrl + Shift + N.

Memulai Project Baru
Memulai Project Baru
Pada kotak dialog New Project, silahkan pilih: Templates > Win32 > Win32 Console Application. Kemudian tuliskan nama project yang akan dibuat pada kolom Name, dan pilih Locations yang merupakan lokasi penyimpanan project. Untuk Solution name, akan mengisinya dengan nama project secara default, kemudian klik OK.

 
Kotak Dialog New Project
Kotak Dialog New Project
Kemudian akan tampil kotak dialog Win32 Application Wizard, klik tombol finish.

Kotak Dialog Win32 Application Wizard

Maka akan tampil sebagai berikut.

Jendela Editor Console Aplication
Jendela Editor Console Aplication

  Kode program dituliskan pada jendela editor.

Contoh Program
Contoh Program

Untuk mengkompilasi program, klik Build > Build Solution atau tekan F7.

 
Mengkompilasi Program

Mengkompilasi Program

Hasil kompilasi dapat dilihat pada jendela Output. Jika ada kesalahan/error maka kalian bisa melihatnya pada jendela Output.

Tampilan Jendela Output Hasil Kompilasi Program
Tampilan Jendela Output Hasil Kompilasi Program

Untuk menjalankan program, klik Debug > Start Debugging atau tekan F5.

Menjalankan Program
Menjalankan Program

Maka akan muncul tampilan seperti berikut di command prompt.

Tampilan Program
Tampilan Program
Itulah tadi artikel saya tentang Cara Memulai/Menjalankan Microsoft Visual Studio C++. Semoga bermanfaat dan tunggu artikel-artikel saya yang terbaru. Sampai jumpa.